Rabu, 30 Maret 2011

Heboh Ramalan Tahun 2012

Heboh ramalam tahun 2012 sudah berlangsung lama, tetapi baru meluas sekitar 10 tahun terakhir. Penelitian tentang hal itu dilakukan banyak ahli dari berbagai bidang ilmu dan puluhan buku sudah diterbitkan.
Observasi astronomi sangat akurat selama berabad-abad para astronom genius Maya memberi pertanda bahwa tanggal 21/12/2012 akan menjadi kelahiran zaman baru. Masa itu paling sakral sekaligus paling berbahaya dalam sejarah Bumi.
Menurut Laurenca E Joseph dalam Apocalypse 2012, tanggal 21/12/2012 merupakan titik balik musim dingin tahunan ketika belahan Utara Bumi berada di titik terjauh dari Matahari sehingga siang sangat pendek.
Pada tanggal itu, tata surya dengan Matahari sebagai pusatnya, seperti diyakini bangsa Maya, akan menutupi pemandangan pusat Bimasakti dari Bumi. Para astronom Maya Kuno menganggap titik pusat ini sebagai rahim Bimasakti. Keyakinan itu didukung banyak pembuktian para astronom kontemporer bahwa di situlah tempat terciptanya bintang-bintang galaksi.
Saat ini sejumlah lembaga penelitian ilmiah mengenai atmosfer, ruang angkasa dan teknologi di Barat menduga ada lubang hitam tepat di pusat itu yang menyedot massa, energi dan waktu yang menjadi bahan baku penciptaan bintang masa depan.
Untuk pertama kalinya dalam 26.000 tahun, energi yang mengalir ke Bumi dari titik pusat Bimasakti akan sangat terganggu pada 21/12/2012, tepatnya pukul 11.11 malam. Semua itu disebabkan guncangan kecil pada rotasi Bumi.
Bangsa Maya yakin, sesingkat apapun terputusnya pancaran dari pusat galaksi akan merusak keseimbangan mekanisme vital Bumi dan tubuh semua makhluk, termasuk manusia.
Memaknai ramalan :
Ada yang menginterpretasikan 21/12/2012 sebagai kiamat, tetapi banyak pula yang memaknainya secara kontemplatif.
1. Pakar Psikologi Transpersonal dari AS, Dr Beth Hedva yang ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu, mengibaratkan Ibu Bumi sudah sangat dekat waktunya melahirkan. Proses kelahiran tak hanya diiringi darah dan penderitaan, tetapi juga harapan dan janji.
Selalu terjadi kontraksi, ujar Beth Hedva. Wujudnya seperti perang, kekejian dan bencana akibat penghancuran lingkungan dan perusakan atmosfer Bumi, dampak kebencian dan keserakahan manusia serta bencana yang disebabkan faktor manusia dan nonmanusia.
2. Dalam Antologi The Mystery 2012 : Predictions, Prophecies & Possibilities (2007), ahli sistem komputer untuk ruang angkasa yang menjembatani ilmu pengetahuan dan spiritualitas, Gregg Braden, menyatakan, yang terpenting bukan apa yang akan terjadi, tetapi bagaimana potensi kolektif muncul dari pemahaman holistik dan kesadaran tentang siapa diri kita di tengah Semesta Raya.
3. Ahli Fisika Biologi dan ahli Kanker pada Organisasi Kesehatan Dunia, Carl Johan Calleman, peneliti Kalender Maya, mengingatkan pada transformasi kesadaran manusia.
4. Robert K Stiler, Direktur Program Kajian Amerika Latin Universitas Stetson di DeLand, Florida, As menambahkan, apapun maknanya, bangsa Maya mengajak kita merengkuh hidup berkualitas dan kesehatan planet Bumi.

Tahun 2012 adalah tahun berjaga dengan menyadari bahwa teknologi saja tidak menjamin keberlangsungan Bumi. Begitu diingatkan oleh Jos Argelles, Phd, ahli Kalender Maya dan pakar sejarah seni dan estetika dari Universitas Chicago.
“ Kalau kita tidak berjaga, planet Bumi akan hancur secara alamiah karena sekarang sudah jauh dari seimbang. Pikiran manusia secara massal dikontrol dan dimanipulasi Pemerintah dan institusi-institusi yang menjadi faktor kunci kehidupan modern.”

Christine Page, dokter medis ahli homeopati dan kesehatan holistik menjelaskan, tanggapan pada zaman baru sangat tergantung pada kemampuan memahami kesalingterkaitan dan menghargai Ibu Bumi. Alam dan semua makhluk hidup di Bumi adalah bagian diri kita yang harus diperlakukan penuh martabat, penghargaan dan cinta ujarnya.

Jadi PILIHAN ada ditangan manusia ... membiarkan planet Bumi hancur atau melanjutkan evolusinya. Mari kita renungkan.

Sumber : Kompas Minggu 22 Februari 2009, Martia Hartiningsih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.